Thursday, December 22, 2016

Highlight One Piece Chapter 850: Akhir Tahun Sanji

Tahun Sanji berakhir dengan sesuatu yang menyayat hati, ketika senyum dan harapan terakhirnya yang tersisa lenyap begitu saja di balik hujan dan petir yang menyambar.

Highlight One Piece Chapter 850: Sifat Asli Pudding dan Tujuan Big Mom yang Sesungguhnya

Pertanyaan yang selama ini terus muncul akhirnya terjawab, "Apa Pudding benar-benar bisa dipercaya?" dan jawabannya sungguh menyakitkan: Sama sekali tidak. Gadis manis yang selama ini kita kenal ternyata menyembunyikan sifat teramat buruk di dalam dirinya, sama seperti ia menyembunyikan mata ketiga yang berada di dahinya.

Versi Teks One Piece Chapter 850

Sweet city, warga dilanda kekacauan karena mahkluk misterius mendadak bermunculan di cermin-cermin mereka: Chopper dan Carrot.

Chopper dan Carrot tampak masih sibuk mencari-cari keberadaan Luffy dan yang lainnya, cermin demi cermin yang menghubungkan mereka dengan dunia nyata pun mereka cek satu per satu. Akibatnya, orang-orang yang kebetulan berada di depan cermin jadi kaget.

"Gyaaaa!!!"

One Piece Chapter 850
Chopper terus mencari, berpindah dari satu cermin ke cermin lainnya.
"Bukan yang ini, bukan yang ini juga... Bukan..."

Dan orang-orang yang berada di depan cermin semakin syok. Carrot bahkan mengecek sebuah cermin yang terhubung dengan cermin di kamar mandi. Wanita cantik yang sedang mandi di dalamnya pun langsung menutupi tubuh telanjangnya sambil berteriak, "Kyaaa!!"

Sial nasib Chopper, ia malah mengecek kamar mandi di mana yang mandi adalah seorang laki-laki. "Gyaaaaa!!!!" laki-laki itu dan Chopper sama-sama menjerit.

One Piece Chapter 850
Untuk mempercepat pencarian, mereka bergerak dengan menunggangi Diesel si manusia kereta yang sudah mereka hajar. Mereka juga membawa Brulee yang telah pingsan.

"Di mana mereka!? Bangun, Brulee!! Di mana kastilnya!?" Carrot berusaha untuk membangunkan wanita itu namun Brulee tak kunjung sadar.

One Piece Chapter 850
"Tak akan ada habisnya kalau kita mencari satu per satu seperti ini!!" ucap Chopper.
"Diesel, apa kau punya ide!?"
"Tidak!! Tidak punya, sialan!!" Diesel mau melawan tapi ia takut dihajar lagi.

"Selama kita bersentuhan fisik dengan Brulee, kita bisa dengan bebas keluar masuk dunia cermin.." ucap Chopper. "Seingatku, Luffy dan Nami berencana untuk pergi ke kastil, tapi apa mereka berhasil bertemu dengan Sanji ya?"

One Piece Chapter 850
"Tempat ini terhubung dengan semua cermin yang ada di Whole Cake Island, jadi harusnya mudah untuk bisa masuk ke dalam kastil!!"

Carrot terus berusaha untuk membangunkan Brulee, "Sadatlah, Brulee!!"

Friday, December 9, 2016

Highlight One Piece Chapter 849: Brook dan Big Mom

Brook benar-benar sedang on fire, semua penjaga yang berada di dalam ruang harta berhasil ia habisi. Tinggal selangkah lagi untuk menyalin isi poneglyph Big Mom sesuai cara yang sempat Inuarashi jelaskan dulu. Akan tetapi, Big Mom muncul menghalangi langkahnya itu. Tak tanggung-tanggung, Big Mom langsung mendobrak hancur ruang hartanya.

Highlight One Piece Chapter 849: Apa yang Terjadi pada Reiju!?

Setelah minggu lalu, Chapter One Piece diakhiri dengan panel gantung soal bisikan misterius Pudding, chapter minggu ini diakhiri dengan akhir yang tak kalah gantung. Akhir yang mengundang berbagai tanda tanya. Reiju yang di scene pertama tidak muncul, ternyata sedang tertatih penuh luka di suatu lorong.

Siapa yang melukainya??

Highlight One Piece Chapter 849: Pedro dan Tamago

Pedro terus dipojokkan sampai akhirnya tiba di suatu taman tempat Tamago sedang menunggu. Dan ternyata hubungan di masa lalu mereka begitu dalam. Mereka ternyata rival, saingan berat. Pertarungan tampaknya pernah terjadi di masa lalu hingga meninggalkan bekas luka di masing-masing mata kiri mereka. Detail kecil yang disiapkan dengan sangat apik oleh Oda.

Highlight One Piece Chapter 849: Sanji dan Pelayan Big Mom

Sanji sedang merangkai karangan bunga saat salah seorang anak buah Big Mom datang dan membacakan kabar terbaru teman-temannya. Namun Sanji seolah tak ingin mendengarnya, yang lebih penting adalah bahan-bahan masakan yang sudah dipesannya. Ya, pelayan itu membawakan Sanji sekantung penuh bahan yang ia minta.